Peradaban Hindu Budha di Indonesia materi sejarah kelas 7

Peradaban Hindu Budha di Indonesia materi sejarah kelas 7

Sejarah Peradaban Hindu Buddha di Indonesia

Sejarah Peradaban Hindu Budha di Indonesia materi sejarah kelas 7


Agama Hindu dan Budha sebelum masuk ke Indonesia telah lebih dulu berkembang yang di India. Perkembangan agama Hindu Budha di India ini terutama pada masa dinasti maurya. Namun ketika dinasti maurya ini mengalami kemunduran agama Hindu mulai berkembang di luar wilayah India termasuk ke Indonesia, berikut ini adalah sejarah perkembangan dari peradaban Hindu Budha di Indonesia.

1 Sejarah agama Hindu

Lahirnya agama Hindu ini merupakan bentuk sinkretisme antara kepercayaan dari bangsa Arya dan juga dari bangsa Dravida yang pada saat itu memasuki tahun 1500 sebelum Masehi penduduk asli India yaitu bangsa Dravida berhasil di tahu kan oleh bangsa Arya. Dan sejak penaklukan itulah agama hindu ini mulai lahir dan berkembang.

Dalam agama Hindu memiliki banyak Dewa namun hanya tiga dewa yang selalu dipuja oleh agama Hindu yang dikenal sebagai tri Murti yaitu Dewa Brahmana atau Dewa pencipta, dewa Siwa atau Dewa perusak, dan juga Dewa Wisnu atau Dewa pelindung. 

Dan dalam kepercayaan agama hindu ini manusia yang hidup pada masa saat ini merupakan reinkarnasi dari pada kehidupan sebelumnya dalam agama Hindu mempercayai bahwa seseorang akan dilahirkan kembali dengan Samsara atau sengsara, apabila di kehidupan sebelumnya melakukan banyak dosa atau kesalahan.

Agama hindu ini mengajarkan bahwa manusia memiliki tujuan agar dapat menyatu kembali kepada sumber dari segala sumber yang ada yaitu Brahmana. Hal ini dikarenakan hidup ini didefinisikan sebagai penderitaan sehingga tujuan dari pencapaian tertinggi adalah bagaimana orang tersebut agar tidak dilahirkan kembali supaya saya tidak menderita.

Sehingga tujuan dari manusia dilahirkan kembali dalam agama Hindu ini agar manusia tersebut memperbaiki kesalahannya hingga mencapai Nirwana yang terbebas dari segala bentuk penderitaan dan terlahir kembali. Dalam agama Hindu terdapat kasta yang membedakan antara golongan satu dan yang lainnya. 

Hal ini bertujuan untuk membedakan dan juga menjaga kemurniaan dari ras bangsa Arya yang dianggap sebagai ras terbaik oleh agama Hindu hal ini bertolak belakang dengan ras Dravida yang dianggap kasta paling rendah. Berikut ini adalah 4 kasta dalam agama Hindu.

Kasta Brahmana yaitu kasta tertinggi dalam agama Hindu kasta Brahmana ini bertugas untuk menjalankan suatu pemerintahan seperti contohnya adalah para pendeta pemuka agama dalam melaksanakan ritual keagamaan.

Kasta Ksatria yaitu itu kasta yang memiliki tugas untuk menjalankan suatu pemerintahan contohnya adalah wah para raja gomabal dan juga prajurit.

Kasta waisya yaitu kasta yang berasal dari golongan rakyat jelata seperti contohnya adalah petani dan juga para pedagang

Kasta Sudra yaitu kasta yang paling rendah Seperti contohnya adalah Budak.

2. Sejarah agama Budha

Agama Buddha sebenarnya pada awalnya bukanlah agama melainkan sebuah pemahaman yang terakhir dari perkembangan paham jadi agama Hindu. Ini juga bisa disebut sebagai buddhisme paham ini baru muncul setelah terjadinya protes terhadap perbedaan Kasta terutama terhadap kasta Brahmana yang dianggap terlalu banyak memiliki hak membedakan kedudukan seseorang sehingga masyarakat saat itu merasa tidak adil.

Kemudian paham budhisme ini mulai dikembangkan dan disebarluaskan oleh seseorang yang bernama Sidharta Budha Gautama yaitu seseorang yang berasal dari kerajaan kapilawastu dan putra dari raja suddhodana. Sidharta Budha Gautama ini termasuk keturunan dari bangsa Sakya dan Sejak saat itu paham yang ia ajarkan ini berkembang menjadi agama baru yang dikenal sebagai agama Buddha.

Dalam agama Buddha memiliki konsep untuk mengajarkan bahwa hidup adalah penderitaan dan penderitaan tersebut terjadi karena ketidaktahuan mereka atau manusia mengenai kebenaran yang Hakiki atau kebenaran mutlak. Dan terdapat jalan keluar untuk mengatasi ketidaktahuan manusia tersebut atau Awidya yaitu dengan cara melakukan atau melalui jalan kebenaran yang harus mereka atau manusia tempuh selama hidupnya.

Penganut agama Buddha ini sangat mempercayai bahwa tujuan hidup dari manusia adalah untuk menghentikan reinkarnasi karena hal tersebut merupakan penderitaan yang sifatnya sementara. Namun jika reinkarnasi itu terus dilakukan secara terus menerus maka itu disebut penderitaan yang sebenarnya sehingga agama Buddha ini mengajarkan konsep bahwa manusia harus menghindari reinkarnasi sehingga dapat mencapai Nirwana.

Orang yang terbebas dari reinkarnasi atau lahir kembali disebut sebagai moksha yang terdapat dalam buku Tripitaka dalam agama Buddha. Ternyata agama Budha ini memiliki persamaan konsep antara agama Hindu Siwa yaitu tentang konsep kebenaran yang Hakiki dimana isi konsep tersebut manusia dapat meleburkan diri kedalam yang mutlak. 

yaitu berupa kekosongan dan juga Kehampaan meskipun jalan yang mereka tempuh untuk menuju ke Sunyarupa berbeda-beda dih kedua agama tersebut akan tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu Moksha atau agar manusia tidak dilahirkan kembali dalam mencapai Nirwana bagi bentuk kehidupan terakhir yang kekal abadi dan terlepas dari penderitaan.

Masuknya Hindu Budha budha ke Indonesia


Memasuki zaman sejarah masyarakat Indonesia ternyata telah berkembang hal ini dilihat setelah adanya corak dari kehidupan masyarakat Indonesia saat itu di bidang pertanian, perekonomian hingga penguasaan berbagai ilmu pengetahuan dan juga teknologi. Masuknya agama hindu-buddha ke indonesia ini tentunya tidak terlepas dari letak geografis Indonesia yang terletak diantara benua Asia dan Australia.

Sehingga membuat Indonesia ini sebagai salah satu wilayah yang sangat strategis dan telah ramai dikunjungi oleh para pedagang-pedagang asing terutama dari bangsa India dan juga Cina. Dan bangsa awal yang datang adalah bangsa India kemudian disusul oleh bangsa Cina untuk berdagang ke Indonesia.

Sehingga Hal inilah yang membuat pengaruh bangsa asing di Indonesia salah satunya adalah agama Buddha dan juga Hindu yang kemudian mempengaruhi berbagai bidang seperti kepandaian menulis, bangunan rumah hingga kesusastraan. Meskipun masuknya agama Hindu dan Buddha ini belum begitu jelas termasuk kapan dan siapa yang membawanya serta cara Apa agama Hindu dan Budha masuk ke Indonesia, namun menurut para ahli pengaruh dari kebudayaan Hindu dan juga Buddha ini berasal dari India yang dibagi ke dalam 5 teori.

Teori Brahmana

Teori Brahmana ini dikemukakan oleh F.D.k. Bosch yang menyatakan bahwa agama Hindu dibawa ke Indonesia oleh kaum Brahmana yang dimana kaum Brahmana ini memang sengaja didatangkan oleh raja-raja dengan tujuan agar mereka ini memiliki kekuasaan dengan cara memberikan legitimasi kepada raja-raja di Indonesia saat itu. Sehingga raja-raja memiliki kedudukan yang setara dengan raja-raja jadi India.

Teori Ksatria

Dalam Teori Ksatria dikemukakan oleh Prof. C.C. Berg yang menyatakan bahwa masuknya agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh golongan Ksatria yang mana pada saat itu para raja yang kalah dalam peperangan kemudian menyingkir dan menetap di Indonesia sehingga para raja inilah yang kemudian menyebarkan agama Hindu di Indonesia

Teori Waisya

Pada teori Waisya ini dikemukakan oleh N.J. Krom yang menyatakan bahwa kebudayaan Hindu masuk ke Indonesia ini melalui cara perdagangan dana map sejak dahulu telah ada hubungan antara bangsa India dan juga Indonesia yang diselenggarakan oleh wangsa Waisya. Dan kemudian kasta waisya ini menikahi wanita-wanita dan kemudian menyebarkan kebudayaan Hindu di Indonesia.

Teori Sudra

Teori Sudra ini dikemukakan oleh Van Faber yang menyatakan bahwa di India saat itu telah banyak sekali peperangan sehingga menyebabkan banyak pula yang ditawan dan Indonesia ditempatkan sebagai tempat pembuangan bagi para tawanan tawanan perang yang kemudian tawanan perang inilah yang nantinya menyebarkan kebudayaan Hindu di Indonesia.

Teori Arus Balik


Teori arus balik dikemukakan oleh G,Coedes yang menyatakan bahwa pada saat itu memang telah banyak para pemuda Indonesia belajar agama Hindu dan Buddha langsung ke India dan di sanalah Mereka kemudian mendirikan suatu organisasi yang disebut sebagai Sanggha dan Setelah itu mereka kemudian kembali lagi ke Indonesia untuk menyebarkan kebudayaan agama hindu dan Budha itu di Indonesia

Demikianlah informasi mengenai sejarah perkembangan peradaban hindu-budha di Indonesia, materi selanjutnya akan membahas mengenai bagaimana masuknya pengaruh hindu-buddha ini terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.
Load comments