Pengertian Historiografi Sejarah beserta penjelasannya

Pengertian Historiografi Sejarah beserta penjelasannya

pengertian historiografi

Gurusejarah.id-Sudah kita ketahui, bahwa alam melakukan sebuah penelitian sejarah, tentu kita akan membutuhkan yang namanya historiografi. 

Historiografi merupakan sebuah kajian mengenai metode sejarawan untuk mengembangkan sejarah sebagai suatu disiplin akademis dan secara lebih luas.

Dapat diartikan Historiografi ini sebagai penulisan sejarah mengenai topik tertentu. Kata historiografi ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu Historia yang berarti sejarah dan Grapfe yang berarti tulisan atau naskah.

Sehingga dapat diartikan historiografi sejarah ini merupakan suatu tulisan yang berkaitan dengan sejarah. Lalu apa saja pengertian Historiografi menurut ahli, langkah-langkah Historiografi, jenis-jenis dari Hisotriografi tersebut, berikut ini adalah Penjelasannya.

Pengertian Historiografi Secara umum historiografi ini dapat diartikan sebagian dari hasil atau karya penulisan sejarah. Historiografi ini mempunyai dua makna yang pertama sebagai penulisan sejarah atau histori Kal tim dan yang kedua Sejarah Sebagai penulisan sejarah atau historical of historical writing.

Historiografi ini juga merupakan suatu sarana untuk mengkomunikasikan sebuah hasil penelitian yang telah diungkap atau diuji secara valid dan diinterpretasi. Sehingga berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat diartikan dalam setiap peristiwa sejarah tentu akan membutuhkan penelitian sebelum dapat disampaikan dalam bentuk historiografi sejarah.

Berikut ini adalah beberapa pengertian historiografi menurut para ahli:

Menurut Drs. Sugianto M
HumHistoriografi merupakan suatu Puncak kegiatan dalam penelitian sejarah, hal ini dilakukan setelah peneliti memilih subjek yang diminati sehingga kemudian mereka dapat mencari sumber-sumber menafsirkan informasi yang terkandung di dalamnya(sugianto, 2009).

Menurut Prof. A.Daliman M.Pd
Historiografi merupakan penulisan sejarah yang digunakan sebagai sarana dalam komunikasikan suatu hasil penelitian yang kemudian telah diungkapkan dan diuji secara verifikasi dan dapat diinterpretasikan (Daliman, 2012).

Menurut Drs. Haryono M.Pd
Historiografi merupakan sebuah kisah masa lampau yang dapat direkonstruksi kan oleh para peneliti atau sejarawan berdasarkan fakta dan juga sumber-sumber yang ada (Hayono, 1995). Setelah kita mengetahui pengertian sejarah menurut para ahli maka langkah selanjutnya adalah mengetahui bagaimana ciri-ciri dari historiografi sejarah ini, berikut ini adalah penjelasannya.

Historiografi Tradisional 

Historiografi tradisional adalah suatu penulisan sejarah yang umum dilakukan oleh para sejarawan ataupun para peneliti dan biasanya berkaitan dengan masa kerajaan Hindu Budha dan juga Islam di nusantara berikut ini adalah beberapa ciri-ciri historiografi tradisional:
Bersifat istana sentris

Bersifat regiosentris

bersifat feodalis-aristokratis

Bersifat subjektivitas tinggi

Mengandung anakronis pada penyusunannya

Historiografi kolonial 

Historiografi kolonial merupakan suatu penulisan sejarah yang muncul ketika masa kolonialisme di Indonesia biasanya di teori grafik kolonial ini adalah bertujuan untuk memperkuat kedudukan penjajahan di Indonesia berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari historiografi kolonial:
Mengisahkan sejarah mengenai orang Belanda di Hindia-Belanda yaitu Indonesia

Umumnya bersifat diskriminatif

Bersifat neerlandosentris atau eropasentris

Menganggap kawasan Hindia Belanda atau Indonesia tidak memiliki sejarah sebelum kedatangan bangsa mereka.

Historiografi Nasional/Modern 

Historiografi ini merupakan penulisan sejarah berdasarkan fakta-fakta yang telah dimulai melalui metode penelitian yang telah dibuktikan oleh para sejarawan. Berikut ini adalah beberapa ciri dari historiografi Nasional adalah.

  1. Hasil penulisan biasanya merupakan perbandingan yang berasal dari berbagai sumber baik itu dari masa kolonial maupun sumber lokal
  2. Memiliki cara pandang yang digunakan untuk melihat peristiwa yang tidak terpaku dalam satu Sisi melainkan dari berbagai macam sudut pandang.
  3. Biasanya penulisannya merupakan orang-orang akan di bidang kesusastraan maupun kepurbakalaan.
  4. Tidak hanya terfokus kepada orang-orang namun lebih mencakup ke berbagai aspek seperti kemanusiaan yaitu dan juga kebudayaan.

Langkah-langkah penulisan historiografi sejarah yaitu:

Dalam melakukan suatu penelitian tentu kita membutuhkan yang suatu metode atau langkah-langkah, berikut ini adalah langkah-langkah dalam penulisan historiografi sejarah.

1. Pemilihan topik

Pemilihan topik merupakan faktor penting dalam melakukan suatu penelitian sejarah sehingga dalam melakukan penelitian sejarah ini tentu membutuhkan kedekatan emosional dan kedekatan intelektual misalnya saja dalam menentukan topik para sejarawan ini mengambil topinya berdasarkan daerah asal sedangkan untuk kedekatan intelektual dapat diartikan sebagai pemahaman gagasan atau ide dari sejarawan yang terkait dengan topik atau materi yang ia pilih.

2. Heuristik atau pengumpulan sumber
Langkah kedua yaitu pengumpulan sumber, para sejarawan dituntut untuk mencari dan mengumpulkan sumber yang relevan dalam penelitiannya. Pada metode heuristik ini harus terdapat dua kritikan yaitu kritik ekstern dan juga kritik intern.

3. Kritik ekstern 
adalah suatu Konvensi tas yang digunakan untuk penyeleksian terhadap keaslian suatu dokumen meliputi kertas, gaya tulisan, huruf, bahasa dan semua penampilan luar. Sedangkan untuk kritik intern merupakan kredibilitas dari setiap penyeleksian terhadap kebenaran isi suatu dokumen.

4. Interpretasi atau Penafsiran
Setelah kita melakukan pengumpulan sumber maka langkah selanjutnya adalah melakukan interpretasi atau penafsiran, pada tahap ini sejarawan harus mampu memberi makna atau analisis serta menyatukan fakta-fakta yang diperoleh sebelumnya sehingga sangat membutuhkan imajinasi dalam setiap penulisan sejarah sehingga dapat menyatukan setiap sumber yang ada.

5. Historiografi Penulisan
Langkah terakhir yaitu melakukan penulisan kemampuan dari para sejarawan diuji melalui teori saya juga metodologi sehingga dapat berpengaruh terhadap historiografi yang dihasilkan. Sehingga dapat dikatakan historiografi ini merupakan kemampuan dari sejarawan untuk mempresentasikan atau menuliskan sehingga dapat dinikmati oleh khalayak umum. 

Fungsi dari historiografi sejarah yaitu:

a. Fungsi Genetis

Fungsi yang digunakan untuk mengungkapkan bagaimana asal-usul peristiwa yang terjadi.

b. Fungsi Didaktis

Yaitu suatu fungsi yang bertujuan untuk mendidik dalam artian terdapat suatu pelajaran atau Hikmah yang dapat diperoleh oleh para pembacanya.

c. Fungsi Pragmatis


Yaitu fungsi yang berkaitan yang bertujuan untuk melegitimasi suatu kekuasaan agar terlihat benar-benar berwibawa.

Nah itulah tadi beberapa penjelasan mengenai historiografi sejarah yang perlu kalian ketahui jika ada pertanyaan maka dapat kita sampaikan di kolom komentar sampai jumpa di pembahasan selanjutnya salam jas merah.
Load comments